STIKES BU

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bahrul Ulum Jombang

Kampus Unggul Dengan Nilai-nilai Kepesantrenan

 

Penyelenggaraan Uji Kompetensi Bidan Indonesia se Kabupaten Jombang di STIKES Bahrul Ulum

Penyelenggaraan Uji Kompetensi Bidan Indonesia se Kabupaten Jombang di STIKES Bahrul Ulum
Uji Kompetensi Bidan Indonesia se kabupaten Jombang akan dilaksanakan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bahrul Ulum Jombang pada hari Sabtu, 5 September 2015. Peserta yang menikuti ujian kompetensi ini antara lain adalah lulusan dari: STIKES Bahrul Ulum, STIKES Husada, UNIPDU, STIKES Pemkab Jombang, dan STIKES ICsada Bojonegoro. Dalam pengarahannya, pengawas pusat UJI KOMPETEBSI BIDAN, mengharapkan para peserta mematuhi semua peraturan ujian bagi semua peserta, seperti yang disampaikan pada saat briefing/pembekalan ujian kompetensi bidan indoenesia se kabupaten Jombang di aula STIKES Bahrul Ulum pada tanggal 4 September 2015.
Penyelenggaraan Uji Kompetensi Bidan Indonesia se Kabupaten Jombang di STIKES Bahrul Ulum

Adapun dsar pemikirn ujian kompetensi bagi tenaga kesehatan seperti yang disampaikan oleh dikti yakni, 
"Kondisi sistem pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia (keberagaman kualitas lulusan tiap institusi), upaya pemenuhan akan permintaan SDM di bidang kesehatan dalam jumlah yang cukup dan berkualitas untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Indonesia serta landasan konstitusional, yaitu UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1, Pasal 35 ayat (1) dan (3), Pasal 61 ayat (1), (2), dan (3), UU RI No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 17 ayat (2), Pasal 29, Pasal 51, dan Pasal 52, Peraturan Presiden RI No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Pasal 1, serta Peraturan Menteri Kesehatan No. 1796 Tahun 2011 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan telah jelas bahwa uji kompetensi perlu diadakan bagi setiap peserta didik yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan yang dilewatinya sebagai suatu bentuk penjaminan mutu lulusan pendidikan tinggi kesehatan dan kompetensi tenaga kesehatan di Indonesia, mengingat globalisasi dalam bidang kesehatan merupakan suatu peluang untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kualitas tenaga kesehatan agar mampu bersaing dengan tenaga kesehatan asing yang akan bekerja di Indonesia maupun di pasar global. Mengingat pentingnya penyelenggaraan uji kompetensi yang merata dan terstandardisasi secara nasional untuk menjamin kompetensi para lulusannya dalam menjalankan tugas profesi, maka perlu ditinjau sejauh mana tingkat pengetahuan dasar dan persepsi mahasiswa terhadap uji kompetensi di profesi kesehatannya masing-masing. Atas dasar inilah HPEQ Student melaksanakan kajian awal tentang uji kompetensi yang berjudul “Tingkat Pengetahuan, Persepsi, dan Sikap Mahasiswa Terhadap Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Kesehatan di Indonesia”."